<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Cocobiblog&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://cocobiblog.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://cocobiblog.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Sat, 31 Oct 2009 03:57:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='cocobiblog.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Cocobiblog&#039;s Blog</title>
		<link>http://cocobiblog.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://cocobiblog.wordpress.com/osd.xml" title="Cocobiblog&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://cocobiblog.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>peranan IPTEK dalam keperawatan</title>
		<link>http://cocobiblog.wordpress.com/2009/10/31/peranan-iptek-dalam-keperawatan/</link>
		<comments>http://cocobiblog.wordpress.com/2009/10/31/peranan-iptek-dalam-keperawatan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Oct 2009 03:57:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cocobiblog</dc:creator>
				<category><![CDATA[peranan penting perkembangan IPTEK dalam keperawatan]]></category>
		<category><![CDATA[perawat dan PDA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cocobiblog.wordpress.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[iptek sangat berperan penting dalam bidang kesehatan. begitupun dalam bidang keperawatan. IPTEK memberikan kemudahan bagi pelayanan kesehatan. berikut ini adalah contoh peranan PDA dalam keperawatan. PERAWAT DAN TEKNOLOGI INFORMASI Di era teknologi informasi dan era keterbukaan ini, masyarakat mempunyai kebebasan untuk mengemukakan pendapatnya, sehingga apabila masyarakat mendapatkan pelayanan  kesehatan yang tidak bermutu maka masyarakat berhak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cocobiblog.wordpress.com&amp;blog=10205015&amp;post=17&amp;subd=cocobiblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>iptek sangat berperan penting dalam bidang kesehatan. begitupun dalam bidang keperawatan. IPTEK memberikan kemudahan bagi pelayanan kesehatan. berikut ini adalah contoh peranan PDA dalam keperawatan.</p>
<p><strong>PERAWAT DAN TEKNOLOGI INFORMASI</strong></p>
<p>Di era teknologi informasi dan era keterbukaan ini, masyarakat mempunyai kebebasan untuk mengemukakan pendapatnya, sehingga apabila masyarakat mendapatkan pelayanan  kesehatan yang tidak bermutu maka masyarakat berhak menuntut pada pemberi pelayanan kesehatan. Namun kondisi keterbukaan pada masyarakat saat ini sepertinya belum didukung dengan kesiapan pelayanan kesehatan, salah satunya dalam memenuhi ketersediaan alat dokumentasi yang cepat dan modern dipelayanan kesehatan, khususnya rumah sakit. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dewasa ini di Indonesia belum secara luas dimanfaatkan  dengan baik oleh perawat khususnya di pelayanan rumah sakit, terutama pelayanan keperawatan.</p>
<p>Tenaga perawat sebagai salah satu tenaga yang mempunyai kontribusi besar bagi pelayanan kesehatan, mempunyai peranan penting untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, seorang perawat harus mampu melaksanakan asuhan keperawatan sesuai standar, yaitu dari mulai pengkajian sampai dengan evaluasi dan yang sangat penting adalah disertai dengan sistem pendokumentasian yang baik. Namun pada realitanya dilapangan, asuhan keperawatan yang dilakukan masih bersifar manual dan konvensional, belum disertai dengan sistem /perangkat tekhonolgi yang memadai. Contohnya dalam hal pendokumentasian asuhan keperawatan masih manual, sehingga perawat mempunyai potensi yang besar terhadap proses terjadinya kelalaian dalam praktek. Dengan adanya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, maka sangat dimungkinkan bagi perawat untuk memiliki sistem pendokumentasian asuhan keperawatan yang lebih baik dengan menggunakan Sistem Informasi Manajemen. Salah satu bagian dari perkembangan teknologi dibidang informasi yang sudah mulai dipergunakan oleh kalangan perawat di dunia internasional adalah teknologi PDA (<em> personal digital assistance. </em>Di masa yang akan datang, pelayanan kesehatan akan dipermudah dengan pemanfaatan <em>personal digital assistance (PDA)</em>. Perawat, dokter, bahkan pasien akan lebih mudah mengakses data pasien serta informasi perawatan terakhir.</p>
<p>Definisi PDA (Personal Digital Assistants) menurut Wikipedia adalah  sebuah alat komputer genggam <em>portable</em>, dan dapat dipegang tangan yang didesain sebagai organizer individu, namun terus berkembang sepanjang masa. PDA memiliki fungsi antara lain sebagai kalkulator, jam, kalender, games, internet akses, mengirim dan menerima email, radio, merekam gambar/video, membuat catatan, sebagai <em>address book</em>, dan juga <em>spreadsheet</em>. PDA terbaru bahkan memiliki tampilan layar berwarna dan kemampuan audio, dapat berfungsi sebagai telepon bergerak, HP/ponsel, browser internet dan media players. Saat ini banyak PDA dapat langsung mengakses internet, intranet dan ekstranet melalui Wi-Fi, atau WWAN (Wireless Wide-Area Networks). Dan terutama PDA memiliki kelebihan hanya menggunakan sentuhan layar dengan pulpen/ <em>touch screen</em>.7)<strong> </strong></p>
<p>Perusahaan Apple Computer-lah yang pertama kali mengenalkan PDA model Newton MessagePad di tahun1993. Setelah itu kemudian muncul beragam perusahaan yang menawarkan produk serupa seperti yang terpopuler adalah PalmOne (Palm) yang mengeluarkan seri Palm Pilots from Palm, Inc dan <em>Microsoft Pocket PC</em> (Microsoft). Palm menggunakan <em>Palm Operating System</em> (OS) dan melibatkan beberapa perusahaan seperti Handspring, Sony, and TRG dalam produksinya . Microsoft Pocket PC lebih banyak menggunakan MS produk, yang banyak diproduksi oleh Compaq/Hewlett-Packard and Casio. 9) Bahkan saat ini juga telah muncul Linux PDA, dan smart phone. Coba klik : <a href="http://www.mobiletechreview.com/">http://www.mobiletechreview.com/</a>. Di masa yang akan datang, pelayanan kesehatan akan dipermudah dengan pemanfaatan <em>personal digital assistance (PDA)</em>. Dokter, mahasiswa kedokteran, perawat, bahkan pasien akan lebih mudah mengakses data pasien serta informasi perawatan terakhir. &#8220;Aplikasi klinis yang banyak digunakan selama ini adalah referensi tentang obat/<em>drug reference</em>.</p>
<p>Bahkan sebuah PDA dengan pemindai <em>bar code</em>/gelang data, saat ini sudah tersedia. PDA semacam ini memungkinkan tenaga kesehatan untuk memindai gelang <em>bar code</em>/gelang data pasien guna mengakses rekam medis mereka, seperti obat yang tengah dikonsumsi, riwayat medis, dan lain-lain. Selain itu, informasi medis tersebut dapat pula diakses secara <em>virtual</em> di mana pun kapan pun, dengan <em>bandwidth</em> ponsel yang diperluas atau jaringan institusional internet nirkabel kecepatan tinggi yang ada di rumah sakit. Di samping itu data pasien atau gambar kondisi/penyakit pasien dapat didokumentasikan, untuk tujuan pengajaran atau riset, demi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Meski demikian, PDA tidak akan dapat menggantikan komputer/dekstop/laptop. Tetapi setidaknya, alat ini akan memberikan kemudahan tenaga kesehatan untuk mengakses informasi di mana saja.</p>
<p>Fungsi bantuan PDA untuk kita sebagai perawat adalah perawat dapat mengakses secara cepat informasi tentang obat, penyakit, dan perhitungan kalkulasi obat atau perhitungan cairan IV fluid/infus; perawat dapat menyimpan data pasien, membuat grafik/table, mengefisiensikan data dan menyebarluaskannya; perawat dapat mengorganisasikan data, mendokumentasikan intervensi keperawatan dan membuat rencana asuhan keperawatan; PDA dapat menyimpan daftar nama, email, alamat website, dan diary/agenda harian; PDA sangat berguna untuk program pembelajaran keperawatan; meningkatkan keterlibatan dan hubungan pasien-perawat. Apabila pasien dan perawat memiliki PDA, aplikasi komunikasi keperawatan tingkat mutahir dapat diterapkan, yang tidak lagi menonjolkan peran tatap muka hubungan interaksi perawat-pasien (telenursing). PDA dapat menunjang pengumpulan data base pasien dan RS, yang berguna untuk kepentingan riset dalam bidang keperawatan. Sudah selayaknya institusi pendidikan keperawatan sebaiknya memberikan penekanan penting dalam kurikulumnya, untuk mulai mengaplikasikan <em>&#8220;touch&#8221;</em> over <em>&#8220;tech&#8221;</em> (sentuhan tehnologi dalam bidang keperawatan). Sehingga saat si perawat tersebut telah lulus, mereka dapat mengintegrasikan tehnologi dalam asuhan keperawatan.</p>
<p>Dengan adanya komputer dan PDA di tempat kerja perawat, dapat meningkatkan produktivitas, mengurangi kesalahan serta kelalaian/<em>negligence</em>, meningkatkan mutu perawatan kepada pasien, dan meningkatkan juga kepuasan kerja perawat. Sebagian besar perawat secara umum masih &#8220;gaptek&#8221; tehnologi, termasuk PDA. Kita bisa memulai bergabung dengan grup penggermar PDA dan masuk dalam kelompok/komunitas, atau dapat pula belajar dari para dokter, membuka website tutorial/panduan PDA, mempelajari dari buku dan dari perawat lain yang telah terbiasa menggunakan PDA. Mulailah mencoba dari hal yang sederhana seperti agenda harian, organizer, mengambil/upload gambar, games, musik, dsb.</p>
<p>Pemanfaatan PDA dan tehnologi pada akhirnya berpulang kepada perawat itu sendiri. Namun sudah semestinya diharapkan keterlibatan institusi rumah sakit atau pendidikan keperawatan, agar mampu merangsang pemanfaatan tehnologi informasi/nursing computer secara luas di negara kita. Di Indonesia seyogyanya akan lebih baik jika dosen/CI (<em>clinical instructor</em>) dari institusi pendidikan AKPER/STIKES/FIK mulai mengenal pemanfaatan PDA, dalam interaksi belajar mengajar. Misalnya saja saat <em>pre/post conference</em> pembahasan kasus praktek mahasiswa di RS apabila terdapat obat/tindakan keperawatan yang rumit, maka dosen dan mahasiswa dapat langsung akses browser internet.</p>
<p>Demikian pula halnya di level manajer keperawatan setingkat Kepala bidang Keperawatan/supervisor keperawatan di RS pun demikian. PDA sebagai organizer, dan smart phone dapat membantu bidang pekerjaan perawat dalam peran sebagai manajer. Setiap kegiatan rapat, pengambilan keputusan, penggunaan analisa data dan teori keperawatan dapat diakses segera melalui PDA. Setiap data yang ada di RS dapat pula bermanfaat untuk bahan analisa riset keperawatan, masukkan untuk perumusan kebijakan/<em>policy</em> dan penunjang sistem TI (tehnologi informasi) di RS. Sehingga bukan tidak mungkin akan tercipta<em> nursing network</em> (jaringan keperawatan online) yang dapat memberikan pertukaran informasi data dan program kesehatan secara online tanpa mengenal batas geografis.</p>
<p>Akan ada saatnya dimana keperawatan, perawat, klien, asuhan keperawatan akan bersinggungan dan berjalan seiringan dengan perkembangan percepatan tehnologi. Sentuhan asuhan keperawatan dimasa mendatang bukan tidak mungkin, akan semakin banyak berkembang pesat. Aplikasi <strong>telemetry</strong> (alat monitor jantung pasien) di ruang rawat semisal medikal pada pasien jantung koroner/MI, yang dimonitor melalui CCU untuk melihat irama dan patologi, sistem data base pasien, dan bahkan di Singapura telah dikembangkan alat pengukuran suhu pasien dengan dimonitor melalui komputer &#8211; menjadi terobosan baru yang perawat perlu ketahui. Hingga ada saatnya pula tehnologi informatika dapat membantu mengurangi beban kerja perawat, dan meningkatkan akurasi hasil asuhan keperawatan yang diberikan di Indonesia.</p>
<p>Perkembangan pemanfaatan PDA di dunia keperawatan  Indonesia nampaknya masih sangat minim, berbeda dengan di luar negeri yang sudah berkembang pesat. Kemungkinan faktor penghambatnya yaitu kurang terpaparnya perawat Indonesia dengan teknologi informatika khususnya PDA, masih bervariasinya tingkat pengetahuan dan pendidikan perawat, dan belum terintegrasinya sistem infirmasi manajemen berbasis IT dalam parktek keperawatan di klinik. Mungkin perlu ada terobosan-terobosan dari organisasi profesi perawat bekerjasama dengan institusi pelyanan kesehatan untuk lebih mengaplikaskan lagi sistem informasi manajemen berbasis IT dalam memberikan pelayanan ke pasien. Semula memang terasa menyulitkan dan membutuhkan waktu lebih lama saat menerapkan program tersebut. Namun setelah terbiasa terasa sangat membantu perawat sehingga mengurangi administrasi kertas kerja dalam asuhan keperawatan. Seperti contohnya, perawat tidak perlu lagi mengisi format tanda vital/<em>vital signs </em>pasien (dengan pulpen warna biru, merah, hitam, hijau dsb), cukup dengan langsung <em>entry </em>ke komputer. Sehingga yang semula ada sekitar 6 lembar kertas kerja yang perlu diisikan, sekarang cukup 1 saja yaitu <em>nurses notes</em> (catatan keperawatan).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong> </strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/cocobiblog.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/cocobiblog.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/cocobiblog.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/cocobiblog.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/cocobiblog.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/cocobiblog.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/cocobiblog.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/cocobiblog.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/cocobiblog.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/cocobiblog.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/cocobiblog.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/cocobiblog.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/cocobiblog.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/cocobiblog.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cocobiblog.wordpress.com&amp;blog=10205015&amp;post=17&amp;subd=cocobiblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cocobiblog.wordpress.com/2009/10/31/peranan-iptek-dalam-keperawatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8dea31644c204804108921e51ddbcf77?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">cocobiblog</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://cocobiblog.wordpress.com/2009/10/31/12/</link>
		<comments>http://cocobiblog.wordpress.com/2009/10/31/12/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Oct 2009 03:38:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cocobiblog</dc:creator>
				<category><![CDATA[peranan penting perkembangan IPTEK dalam keperawatan]]></category>
		<category><![CDATA[perkembangan IPTEk keperawatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cocobiblog.wordpress.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[artikel dibawah ini mudah-mudahan dapat memberikan inspirasi kepada perawat untuk menemukan sesuatu hal yang baru. berikut cuplikan artikelnya: Perawat membantu menciptakan gadget teknologi tinggi Nice article: Florida Nursing News &#124; Perawat Help Ciptakan High-Tech GadgetsTeknologi kesehatan tidak lagi menjadi domain keperawatan informatika dan IT spesialis, menurut Susan K. Newbold, RN-BC, PhD, FHIMSS, FAAN, anggota pendiri [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cocobiblog.wordpress.com&amp;blog=10205015&amp;post=12&amp;subd=cocobiblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>artikel dibawah ini mudah-mudahan dapat memberikan inspirasi kepada perawat untuk menemukan sesuatu hal yang baru. berikut cuplikan artikelnya:</p>
<table id="post85943" border="0" cellspacing="0" cellpadding="6" width="100%" align="center">
<tbody>
<tr valign="top">
<td>
<div><strong>Perawat membantu menciptakan gadget teknologi tinggi<!-- google_ad_section_end --></strong></div>
<hr size="1" />
<div id="post_message_85943"><!-- google_ad_section_start --><strong><span style="font-family:Century Gothic;"><span style="font-size:small;">Nice article:  <a rel="nofollow" href="http://news.nurse.com/article/20090810/FL01/308100029" target="_blank">Florida Nursing News | Perawat Help Ciptakan High-Tech Gadgets</a></span></span></strong>Teknologi kesehatan tidak lagi menjadi domain keperawatan informatika dan IT spesialis, menurut Susan K. Newbold, RN-BC, PhD, FHIMSS, FAAN, anggota pendiri Ibukota Roundtable on Informatics in Nursing (MENJAGA KELESTARIAN). Perawat di berbagai bidang dan spesialisasi yang terlibat dengan mengembangkan dan menerapkan teknologi terdepan dan alat yang merevolusi cara mereka bekerja sambil meningkatkan kualitas keselamatan dan perawatan untuk pasien.</p>
<p>Sheila Cortes, RN, BSN, seorang perawat pendidik, telah datang untuk mengandalkan iPhone sebagai alat menyusui sangat diperlukan. Apakah di dalam kelas, pada pertemuan, atau di samping tempat tidur, iPhone memberinya kemampuan untuk memastikan informasi mengajarnya selalu up to date. Sebagai pendidik perawat dan dokter sebuah panti III di Wilmer Eye Institute di Rumah Sakit Johns Hopkins di Baltimore, Cortes juga membantu untuk menunjukkan jalan dalam sebuah inisiatif yang akan menempatkan iPhone di tangan semua fasilitas&#8217;s perioperatif perawat.</p>
<p>&#8220;Saya melihat banyak potensi dalam menggunakan iPhone untuk perawat,&#8221; kata Cortes. &#8220;Ini lebih baik daripada komputer karena Anda dapat mengakses informasi setiap saat dari berbagai tempat, seperti di samping tempat tidur.&#8221;</p>
<p>Rencana untuk iPhone termasuk memuat paling up-to-date kebijakan dan prosedur dan materi pendidikan ke sebuah aplikasi iPhone untuk semua perawat untuk mengakses. Ini termasuk fasilitas materi orientasi, catatan tentang preferensi dokter bedah, pasien posisi, peralatan pemecahan masalah, presentasi PowerPoint, dan video mengenai peralatan bedah, instrumen, dan prosedur. Aplikasi juga dapat dikembangkan untuk cepat laboratorium referensi untuk nilai-nilai, informasi obat-obatan dan perhitungan, terminologi medis, praktik terbaik, dan berbagai alat pengajaran.</p>
<p>Sebagai contoh, seorang perawat yang ingin mengkonfirmasi irama jantung pasien SVT bisa mengetik ke dalam iPhone, yang akan menunjukkan irama SVT aktual dan keterangan untuk RN untuk membandingkan dengan irama pasien.</p>
<p>&#8220;The iPhone dapat dengan cepat lengan perawat dengan referensi yang terbaru dan praktik berbasis bukti sehingga mereka dapat berfokus pada elemen-elemen penting perawatan mereka, seperti verifikasi dari operasi mata,&#8221; kata Victoria Navarro, RN, MAS, MSN, mantan direktur menyusui. &#8220;Hal ini juga membuat para pemikir independen perawat. Mereka tidak harus bergantung pada orang lain untuk belajar, tetapi memiliki kekuatan dalam ujung-ujung jari mereka sendiri. &#8220;</p>
<p>Infus perawat sedang memainkan peran penting dalam pengembangan nirkabel, handsfree pengenalan suara dokumentasi dan sistem komunikasi di Butler (Pa) Memorial Hospital. Disebut AccuNurse, sistem memungkinkan perawat untuk mendikte mereka pasien dokumentasi dan informasi dan menyediakan akses cepat ke anggota tim lain pada permintaan kapan saja, dimana saja di dalam fasilitas.</p>
<p>AccuNurse terdiri dari sebuah komputer dpt dipakai headset, pengakuan pidato-mesin dan aplikasi perangkat lunak. Perawat infus tim dan Cindy Esser, RN, BSN, MHA, MBA, direktur teknologi, membantu menciptakan sistem, dirancang khusus untuk membantu para perawat infus lebih baik mengelola intervensi. Sistem memprioritaskan intervensi pada daftar tugas dan memungkinkan perawat untuk cepat mendikte dokumentasi ke EMR (catatan medis elektronik) sistem. Hal ini juga dapat mengingatkan perawat dan staf ketika intervensi perlu dilakukan, seperti ketika untuk menilai atau mengubah situs IV.</p>
<p>&#8220;Di masa lalu, ketika infus diperintahkan, unit sekretaris harus memanggil switchboard untuk memanggil IV perawat yang harus memanggil sekretaris kembali,&#8221; ujar Esser. &#8220;Suara-sistem diaktifkan perawat mengatakan IV langsung tentang perintah dan mempromosikan penggunaan yang efektif sumber daya menyusui kami.&#8221;</p>
<p>Untuk mengembangkan sistem, Butler Memorial adalah pemenang Manajemen Data Kesehatan 2009 Teknologi Informasi Keperawatan penghargaan, disponsori bersama oleh MENJAGA KELESTARIAN. Sistem yang efektif pilot menunjukkan penggunaan sumber daya perawatan, pengurangan signifikan di dokumentasi waktu, lebih lengkap informasi di dalam pesanan dan dokumentasi, dan kurang waktu yang diperlukan untuk meminta IV dimulai, menurut Esser.</p>
<p>Salah satu anggota baru fakultas di The Nursing Institut Barat di Dayton Ohio Tengah adalah robot. Dikenal sebagai RP-7, remote robot kehadiran perawat membantu mengatasi kekurangan staf pengajar, menurut Debi Sampsel, RN, MSN, direktur eksekutif lembaga, yang berkantor pusat di Wright State University.</p>
<p>Seukuran manusia RP-7 mengintegrasikan kamera digital, audio mikrofon, sirkuit amplifikasi, dan perangkat lunak khusus untuk membuat dua arah, audio-video komunikasi antara dosen dan mahasiswa keperawatan.</p>
<p>&#8220;The remote kehadiran robot adalah sebuah teknologi yang dapat kita gunakan untuk melibatkan otak berpengalaman kepercayaan dari tingkat PhD-fakultas, bahkan jika mereka pensiun ke lokasi lain,&#8221; kata Sampsel. &#8220;Dengan teknologi ini, staf pengajar yang ingin terus bekerja di semi-pensiun dapat kuliah atau bekerja di pusat simulasi tanpa secara fisik berada di lokasi.&#8221;</p>
<p>Lembaga perawat juga mengeksplorasi bagaimana RP-7 dapat digunakan untuk membantu mengatasi kekurangan perawat dalam pengaturan klinis. RP-7 yang memungkinkan fasilitas untuk terus menggunakan keahlian perawat berpengalaman klinis yang mungkin memiliki keterbatasan fisik.</p>
<p>RP-7 robot memiliki visi teleskop dan teknologi yang dapat menularkan seperti elemen-elemen penting sebagai gambar hidup dari seorang pasien, EKG menjiplak, urin pengamatan, notasi grafik, dan suara jantung dan paru-paru. Dengan menggunakan teknologi ini, perawat off-situs dapat menyediakan waktu-nyata pemikiran kritis, mentoring, dan sumber daya untuk pendidikan perawat yang kurang berpengalaman. Hal ini bisa sangat bermanfaat untuk off-bergeser, ketika di rumah-sumber daya mungkin kurang tersedia, menurut Sampsel.</p>
<p>&#8220;Kehadiran robot jarak jauh juga dapat digunakan dalam penelitian ketika seorang PhD ahli diperlukan untuk memberikan keahlian mereka dan mengajarkan staf perawat tentang melakukan penelitian di samping tempat tidur,&#8221; kata Sampsel.</p>
<p>Menyusui merupakan inti dari inisiatif yang membawa maju, tangan khusus diadakan asisten pribadi digital teknologi kepada Mercy Medical Center di Baltimore. Sejak tahun lalu, setiap rawat inap perawat dalam organisasi telah menggunakan sistem pengobatan di sisi tempat tidur pada perangkat PDA yang disesuaikan dan diterapkan oleh para perawat.<br />
&#8220;Kami memilih sistem ini untuk kualitas dan fitur keselamatan menawarkan,&#8221; ujar Susan MacMillan, RN, MSN, Senior Vice President perawatan pasien.</p>
<p>Perawat menggunakan sistem administrasi obat samping tempat tidur untuk memindai pasien &#8216;bar-kode identifikasi gelang dan obat-obatan. PDA menampilkan semua informasi obat-obatan yang diperlukan, seperti lima kritis hak-hak: hak pasien, obat, dosis, rute, dan waktu.</p>
<p>&#8220;It&#8217;s an all-in-satu perangkat portabel dengan segala fungsi administrasi obat kertas catatan, dan kemudian beberapa,&#8221; kata Beth Kilmoyer, RN, SM, MS, informatika manajer proyek.</p>
<p>PDA memungkinkan perawat untuk dokumen administrasi pengobatan di samping tempat tidur dan juga fitur otomatis alert untuk informasi seperti tanda-tanda vital, sakit skor penilaian, dan hasil lab. Selain itu, perawat dapat berkomunikasi dengan farmasi melalui PDA tentang perintah dan obat-obatan hilang.</p>
<p>Sistem ini juga telah diadaptasi untuk digunakan dengan ASI administrasi di NICU, di mana adalah penting untuk memastikan bayi yang baru lahir menerima susu disimpan hanya dari ibu mereka sendiri dan bahwa hal itu tidak berakhir.</p>
<p>&#8220;Sistem ini memberikan kita kemampuan yang lebih baik untuk mendapatkan air susu dikonfirmasi pertandingan,&#8221; kata Ann Johnson, RN, BS, CRNP, NICU perawat klinis III.</p>
<p>Menurut Kilmoyer, sistem juga membantu meningkatkan perawatan dan keselamatan pasien dengan menghilangkan keterbacaan kesalahan dan memberikan peringatan otomatis ketika salah satu dari lima hak administrasi pengobatan yang tidak terpenuhi. Sistem meningkatkan komunikasi karena semua obat informasi administrasi dan dokumentasi dapat diakses profesional yang sesuai melalui fasilitas sistem informasi kesehatan.</p>
<p>Yang dikenal sebagai &#8220;Star Trek badge&#8221; oleh para perawat di Phoenix Children&#8217;s Hospital, yang Vocera komunikasi B2000 lencana tersebut tidak fiksi ilmiah, tapi nyata inovasi yang membantu mereka menyelamatkan langkah-langkah dan waktu perawatan.</p>
<p>Yang Vocera B2000 sistem komunikasi meliputi perangkat dpt dipakai kecil yang dikendalikan dengan menggunakan perintah yang diucapkan alami dan memungkinkan instan handsfree dua arah percakapan suara. Sebagai contoh, untuk menemukan dan memulai percakapan dengan Jane Smith, pengguna hanya akan berkata, &#8220;Cari Jane Smith.&#8221;</p>
<p>&#8220;Bila Anda tidak memiliki mengembara segala penjuru untuk menemukan seseorang, Anda dapat terus menyusui,&#8221; kata Deb Green, RN, perawat manajer. &#8220;Ini menghemat begitu banyak waktu dalam mencoba mencari orang-orang dan mendapatkan bantuan.&#8221;</p>
<p>Sistim ini memungkinkan perawat untuk menjawab panggilan dengan menggunakan suara mereka tanpa melanggar teknik steril atau menghentikan apa yang mereka lakukan. Di samping itu, sistem dapat meneruskan pesan teks dan peringatan untuk tampilan di bagian belakang lencana.</p>
<p>Badge komunikasi diprogram untuk secara otomatis memberitahukan atau berbicara dengan kelompok-kelompok atau tim, termasuk tim kode, tim rumah tangga, respon cepat membantu staf tim, tim pengiriman risiko tinggi, dan setiap kelompok dokter staf. Sistem ini juga terintegrasi ke dalam sistem pemantauan dan panggilan lampu untuk seketika waspada seorang perawat kepada pasien panggilan atau alarm diaktifkan.</p>
<p>Sebuah studi yang dilakukan di University of California Davis menemukan sistem dihilangkan berjalan dua mil per perawat per shift pada unit keperawatan, menurut Christine Gamlen, RN, MSN, chief executive untuk Vocera keperawatan, yang mengembangkan lencana.<!-- google_ad_section_end --></p>
</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td>keren bukan???!!! betapa hebatnya perawat zaman sekarang.GO NURSING!!!</td>
<td align="right"><a rel="nofollow" href="http://www.ultimatenurse.com/forum/newreply.php?do=newreply&amp;p=85943&amp;language=id"><br />
</a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/cocobiblog.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/cocobiblog.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/cocobiblog.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/cocobiblog.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/cocobiblog.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/cocobiblog.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/cocobiblog.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/cocobiblog.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/cocobiblog.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/cocobiblog.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/cocobiblog.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/cocobiblog.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/cocobiblog.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/cocobiblog.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cocobiblog.wordpress.com&amp;blog=10205015&amp;post=12&amp;subd=cocobiblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cocobiblog.wordpress.com/2009/10/31/12/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8dea31644c204804108921e51ddbcf77?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">cocobiblog</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>perkembangan teknologi dan informasi dalam keperawatan</title>
		<link>http://cocobiblog.wordpress.com/2009/10/31/perkembangan-teknologi-dan-informasi-dalam-keperawatan/</link>
		<comments>http://cocobiblog.wordpress.com/2009/10/31/perkembangan-teknologi-dan-informasi-dalam-keperawatan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Oct 2009 03:32:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cocobiblog</dc:creator>
				<category><![CDATA[perkembangan IPTEk keperawatan]]></category>
		<category><![CDATA[IT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cocobiblog.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Seiring dengan globalisasi, perkembangan pengetahuan dan teknologi, pengetahuan masyarakat tentang kesehatan juga mulai berkembang. Perkembangan pengetahuan masyarakat membuat masyarakat lebih menuntut pelayanan kesehatan yang bermutu dan dapat dipertanggungjawabkan. Perawat sebagai salah satu tenaga yang mempunyai kontribusi besar bagi pelayanan kesehatan, mempunyai peranan penting untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Dalam upaya peningkatan mutu, seorang perawat harus [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cocobiblog.wordpress.com&amp;blog=10205015&amp;post=9&amp;subd=cocobiblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seiring dengan globalisasi, perkembangan pengetahuan dan teknologi, pengetahuan masyarakat tentang kesehatan juga mulai berkembang. Perkembangan pengetahuan masyarakat membuat masyarakat lebih menuntut pelayanan kesehatan yang bermutu dan dapat dipertanggungjawabkan.</p>
<p>Perawat sebagai salah satu tenaga yang mempunyai kontribusi besar bagi pelayanan kesehatan, mempunyai peranan penting untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Dalam upaya peningkatan mutu, seorang perawat harus mampu melaksanakan asuhan keperawatan sesuai standar, yaitu mulai dari pengkajian sampai dengan evaluasi berikut dengan dokumentasinya.</p>
<p>Pendokumentasian secara tertulis dan manual juga mempunyai kelemahan yaitu sering hilang. Pendokumentasian yang berupa lembaran-lembaran kertas maka dokumentasi asuhan keperawatan sering terselip. Selain itu pendokumentasian secara tertulis juga memerlukan tempat penyimpanan dan akan menyulitkan untuk pencarian kembali jika sewaktu-waktu pendokumentasian tersebut diperlukan. Dokumentasi yang hilang atau terselip di ruang penyimpanan akan merugikan perawat. Hal ini karena tidak dapat menjadi bukti legal jika terjadi suatu gugatan hukum, dengan demikian perawat berada pada posisi yang lemah dan rentan terhadap gugatan hukum.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di luar negri kasus hilangnya dokumentasi serta tidak tersedianya form pengisian tidak lagi menjadi masalah. Hal ini karena pada rumah sakit yang sudah maju seluruh dokumentasi yang berkaitan dengan pasien termasuk dokumentasi asuhan keperawatan telah dimasukkan dalam komputer. Dengan informasi yang berbasis dengan komputer diharapkan waktu pengisian form tidak terlalu lama, lebih murah, lebih mudah mencari data yang telah tersimpan dan resiko hilangnya data dapat dikurangi serta dapat menghemat tempat karena dapat tersimpan dalam ruang yang kecil yang berukuran 10 cm x 15 cm x 5 cm . Sistem ini sering dikenal dengan Sistem informasi manjemen.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Sistem informasi merupakan suatu kumpulan dari komponen-komponen dalam organisasi yang berhubungan dengan proses penciptaan dan pengaliran informasi. Sistem Informasi mempunyai komponen- komponen yaitu proses, prosedur, struktur organisasi, sumber daya manusia, produk, pelanggan, supplier, dan rekanan. (Eko,I. 2001).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sistem informasi keperawatan adalah kombinasi ilmu komputer, ilmu informasi dan ilmu keperawatan yang disusun untuk memudahkan manajemen dan proses pengambilan informasi dan pengetahuan yang digunakan untuk mendukung pelaksanaan asuhan keperawatan (Gravea &amp; Cococran,1989)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sedangkan menurut ANA (Vestal, Khaterine, 1995) system informasi keperawatan berkaitan dengan legalitas untuk memperoleh dan menggunakan data, informasi dan pengetahuan tentang standar dokumentasi , komunikasi, mendukung proses pengambilan keputusan, mengembangkan dan mendesiminasikan pengetahuan baru, meningkatkan kualitas, efektifitas dan efisiensi asuhan keperawaratan dan memberdayakan pasien untuk memilih asuhan kesehatan yang diiinginkan. Kehandalan suatu sistem informasi pada suatu organisasi terletak pada keterkaitan antar komponen yang ada sehingga dapat dihasilkan dan dialirkan menjadi suatu informasi yang berguna, akurat, terpercaya, detail, cepat, relevan untuk suatu organisasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sistem Informasi manajemen asuhan keperawatan sudah berkembang di luar negri sekitar tahun 1992, di mana pada bulan September 1992, sistem informasi diterapkan pada sistem pelayanan kesehatan Australia khususnya pada pencatatan pasien. (Liaw, T.,1993).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pemerintah Indonesia sudah mempunyai visi tentang sistem informasi kesehatan nasional yaitu Informasi kesehatan andal 2010<em>(Reliable Health Information 2010</em> ). (Depkes, 2001). Pada Informasi kesehatan andal tersebut telah direncanakan untuk membangun system informasi di pelayanan kesehatan dalam hal ini Rumah sakit dan dilanjutkan di pelayanan di masyarakat, namun pelaksanaannya belum optimal.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sistem informasi manajemen keperawatan sampai saat ini juga masih sangat minim di rumah sakit Indonesia. Padahal sistem Informasi manajemen asuhan keperawatan mempunyai banyak keuntungan jika dilihat dari segi efisien, dan produktifitas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan sistem dokumentasi yang berbasis komputer pengumpulan data dapat dilaksanakan dengan cepat dan lengkap. Data yang telah disimpan juga dapat lebih efektive dan dapat menjadi sumber dari penelitian, dapat melihat kelanjutan dari edukasi ke pasien, melihat epidemiologi penyakit serta dapat memperhitungkan biaya dari pelayanan kesehatan.(Liaw,T. 1993). Selain itu dokumentasi keperawatan juga dapat tersimpan dengan aman. Akses untuk mendapat data yang telah tersimpan dapat dilaksanakan lebih cepat dibandingkan bila harus mencari lembaran kertas yang bertumpuk di ruang penyimpanan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut Herring dan Rochman (1990) diambil dalam Emilia, 2003: beberapa institusi kesehatan yang menerapkan system komputer, setiap perawat dalam tugasnya dapat menghemat sekitar 20-30 menit waktu yang dipakai untuk dokmuntasi keperawatan dan meningkat keakuratan dalam dokumentasi keperawatan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dokumentasi keperawatan dengan menggunakan komputer seyogyanya mengikuti prinsip-prinsip pendokumentasian, serta sesuai dengan standar pendokumentasian internasional seperti: ANA, NANDA,NIC (Nursing Interventions Classification, 2000).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sistem informasi manajemen berbasis komputer dapat menjadi pendukung pedoman bagi pengambil kebijakan/pengambil keputusan di keperawatan/<em>Decision Support System dan Executive Information System.(</em>Eko,I. 2001) Informasi asuhan keperawatan dalam sistem informasi manajemen yang berbasis komputer dapat digunakan dalam menghitung pemakaian tempat tidur /BOR pasien, angka nosokomial, penghitungan budget keperawatan dan sebagainya. Dengan adanya data yang akurat pada keperawatan maka data ini juga dapat digunakan untuk informasi bagi tim kesehatan yang lain. Sistem Informasi asuhan keperawatan juga dapat menjadi sumber dalam pelaksanaan riset keperawatan secara khususnya dan riset kesehatan pada umumnya. (Udin,and Martin, 1997)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sistem Informasi manajemen (SIM) berbasis komputer banyak kegunaannya, namun pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen di Indonesia masih banyak mengalami kendala. Hal ini mengingat komponen-komponen yang ada dalam sistem informasi yang dibutuhkan dalam keperawatan masih banyak kelemahannya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kendala SIM yang lain adalah kekahawatiran hilangnya data dalam satu hard-disk. Pada kondisi tersebut hilangnya data telah diantisipasi sebagai perlindungan hukum atas dokumen perusahaan yang diatur dalam UU No. 8 Tahun 1997. Undang-undang ini mengatur tentang keamanan terhadap dokumentasi yang berupa lembaran kertas, namun sesuai perkembangan tehnologi, lembaran yang sangat penting dapat dialihkan dalam <em>Compact Disk Read Only Memory</em> (CD ROM). CD ROM dapat dibuat kopinya dan disimpan di lain tempat yang aman . Pengalihan ke CD ROM ini bertujuan untuk menghindari hilangnya dokumen karena peristiwa tidak terduga seperti pencurian komputer, dan kebakaran.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Memutuskan untuk menerapkan sistem informasi manajemen berbasis komputer ke dalam sistem praktek keperawatan di Indonesia tidak terlalu mudah. Hal ini karena pihak manajemen harus memperhatikan beberapa aspek yaitu struktur organisasi keperawatan di Indonesia, kemampuan sumber daya keperawatan, sumber dana, proses dan prosedur informasi serta penggunaan dan pemanfaatan bagi perawat dan tim kesehatan lain.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bagaimana SIM keperawatan di Indonesia ? Sampai saat ini implementasi sistem informasi manajemen baik di rumah sakit maupun di masyarakat masih sangat minim, bahkan masih banyak perawat yang tidak mengenal apa sistem informasi manajemen keperawatan yang berbasis komputer tersebut. Namun seiring dengan perkembangan pengetahuan dan ilmu pengetahuan maka beberapa rumah sakit di Jakarta dan kota lain sudah menerapkan system informasi keperawatan yang berbasis komputer.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/cocobiblog.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/cocobiblog.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/cocobiblog.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/cocobiblog.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/cocobiblog.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/cocobiblog.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/cocobiblog.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/cocobiblog.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/cocobiblog.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/cocobiblog.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/cocobiblog.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/cocobiblog.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/cocobiblog.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/cocobiblog.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cocobiblog.wordpress.com&amp;blog=10205015&amp;post=9&amp;subd=cocobiblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cocobiblog.wordpress.com/2009/10/31/perkembangan-teknologi-dan-informasi-dalam-keperawatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8dea31644c204804108921e51ddbcf77?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">cocobiblog</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>FKIK-PSIK</title>
		<link>http://cocobiblog.wordpress.com/2009/10/31/fkik-psik/</link>
		<comments>http://cocobiblog.wordpress.com/2009/10/31/fkik-psik/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Oct 2009 03:23:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cocobiblog</dc:creator>
				<category><![CDATA[fkik-psik]]></category>
		<category><![CDATA[fkik uin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cocobiblog.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Fakultas  Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Alamat: Jl. Ir. H. Juanda No.95 Ciputat 15412, Telepon: (021) 7401925 Fax: (021) 7402982 Email: info@uinjkt.ac.idinfo@uinjkt.ac.id &#160; Dekan: Prof. Dr. dr. MK Tajudin, Sp.And Pembantu Dekan Bidang Administrasi Umum: Drs. Ahmad Gholib, M.Ag Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan: Dra. Farida Hamid, M.Pd Fakultas Kedokteran dan Ilmu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cocobiblog.wordpress.com&amp;blog=10205015&amp;post=5&amp;subd=cocobiblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="jsn-page">
<div id="jsn-body">
<div id="jsn-content">
<div id="jsn-content_inner1">
<div id="jsn-content_inner2">
<div id="jsn-maincontent">
<div id="jsn-maincontent_inner">
<div id="jsn-pathway">Fakultas  <img src="/komputer/fkik_files/arrow.png" alt="" /> Kedokteran dan Ilmu Kesehatan</div>
<div id="jsn-mainbody">
<table>
<tbody>
<tr>
<td width="100%">Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan</td>
<td width="100%" align="right"><a title="PDF" rel="nofollow" href="http://www.uinjkt.ac.id/index.php/fakultas/fkik.pdf"><img src="/komputer/fkik_files/pdf_button.png" alt="PDF" /></a></td>
<td width="100%" align="right"><a title="Cetak" rel="nofollow" href="http://www.uinjkt.ac.id/index.php/fakultas/fkik.html?tmpl=component&amp;print=1&amp;page="><img src="/komputer/fkik_files/printButton.png" alt="Cetak" /></a></td>
<td width="100%" align="right"><a title="E-mail" href="http://www.uinjkt.ac.id/index.php/component/mailto/?tmpl=component&amp;link=aHR0cDovL3d3dy51aW5qa3QuYWMuaWQvaW5kZXgucGhwL2Zha3VsdGFzL2ZraWsuaHRtbA%3D%3D"><img src="/komputer/fkik_files/emailButton.png" alt="E-mail" /></a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table>
<tbody>
<tr>
<td valign="top"><strong>Alamat</strong>: Jl. Ir. H. Juanda No.95 Ciputat 15412,<br />
<strong>Telepon</strong>: <img src="/komputer/fkik_files/cb_transparent_l.gif" alt="" height="11" /><img src="/komputer/fkik_files/id.gif" alt="" /><img src="/komputer/fkik_files/space.gif" alt="" width="1" height="1" /><img src="/komputer/fkik_files/space.gif" alt="" width="1" height="1" /><img src="/komputer/fkik_files/arrow.gif" alt="" /><img src="/komputer/fkik_files/space.gif" alt="" width="1" height="1" /><img src="/komputer/fkik_files/space.gif" alt="" width="1" height="1" /><img src="/komputer/fkik_files/space.gif" alt="" width="1" height="1" /><img src="/komputer/fkik_files/space.gif" alt="" width="1" height="1" /><img src="/komputer/fkik_files/space.gif" alt="" width="1" height="1" /><img src="/komputer/fkik_files/space.gif" alt="" width="1" height="1" /><img src="/komputer/fkik_files/space.gif" alt="" width="1" height="1" />(021) 7401925<img src="/komputer/fkik_files/cb_transparent_r.gif" alt="" height="11" /><br />
<strong>Fax</strong>: (021) 7402982<br />
<strong>Email: </strong><a></a><a href="mailto:info@uinjkt.ac.id">info@uinjkt.ac.id</a><a href="mailto:info@uinjkt.ac.id">info@uinjkt.ac.id</a>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Dekan:</strong> Prof. Dr. dr. MK Tajudin, Sp.And<br />
<strong>Pembantu Dekan Bidang Administrasi Umum:</strong><strong> </strong>Drs. Ahmad Gholib, M.Ag</p>
<p><strong>Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan: </strong>Dra. Farida Hamid, M.Pd</p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta memiliki 4 (empat) Program Studi, yaitu :</span></span></span></p>
<p><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><strong><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">1.</span> </span></strong><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Kesehatan Masyarakat</span></span></strong></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">Program Studi Kesehatan Masyarakat bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang mampu dalam mengintegrasikan ilmu kesehatan dengan keislaman untuk memenuhi kebutuhan sarjana kesehatan yang Islami yang bersedia bekerja di seluruh pelosok tanah air. Gelar akademik yang diperoleh adalah Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM).</span></span></span></p>
<p><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><strong><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">2.</span> </span></strong><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Program Studi Farmasi</span></span></strong></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">Program Studi Farmasi bertujuan menghasilkan lulusan yang profesional dalam bidangnya dan memiliki kemampuan untuk bekerja dalam berbagai bidang, pelayanan kesehatan (pemerintah, apotik dan rumah sakit), pendidikan (perguruan tinggi dan sekolah kejuruan), lembaga-lembaga penelitian dan lain-lain. Serta dapat menerapkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan agama Islam, IPTEK, dan seni yang dijiwai oleh nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan. Gelar Akademik yang diperoleh adalah Sarjana Farmasi (S.Far).</span></span></span></p>
<p><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><strong><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">3.</span> </span></strong><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Program Studi Pendidikan Dokter</span></span></strong></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">Program Studi Pendidikan Dokter diharapkan dapat menghasilkan lulusan dokter yang berkualitas, beriman dan bertaqwa, memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif dalam persaingan global, mampu mengintegrasikan ilmu kedokteran dan ilmu pengetahuan Islam, serta berkontribusi secara nyata dalam peningkatan kualitas hidup bangsa. Gelar Akademik yang diperoleh adalah Sarjana Kedokteran (S.Ked) dan setelah menjalani program profesinya maka gelar yang diperoleh adalah dokter (dr.).</span></span></span></p>
<p><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><strong><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">4.</span> </span></strong><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Program Studi Ilmu Keperawatan</span></span></strong></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">Program Studi Ilmu Keperawatan bertujuan untuk menghasilkan lulusan berkualitas yang dapat menjadi tenaga ahli terampil di bidang keperawatan, beriman dan bertaqwa, berintegritas tinggi, berwawasan luas, dan profesional, berdasarkan relevansi dan kebutuhan pasar melalui peningkatan kualitas penelitian dan pendidikan serta berperan serta dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Gelar Akademik yang diperoleh adalah Sarjana Keperawatan (S.Kp)</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;color:#000000;font-size:small;"> </span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><strong>Kurikulum</strong> </span></span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">Kurikulum Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggunakan kurikulum nasional yang berbasis kepada kompetensi, yaitu terdiri dari kompetensi dasar, utama dan pendukung. Penjelasan kurikulum masing-masing Program Studi ialah sebagai berikut :</span></span></span></p>
<p><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><strong><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">1.</span> </span></strong><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Program Studi Kesehatan Masyarakat</span></span></strong></span><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">. </span></span></span></strong></p>
<p><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">a. Kompetensi Lulusan</span></span></span></strong></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">Ciri khas lulusan yang ditawarkan oleh UIN Syarif Hidayatullah adalah kemampuannya dalam mengintegrasikan ilmu kesehatan dengan keislaman untuk memenuhi kebutuhan sarjana kesehatan yang Islami yang bersedia bekerja di seluruh pelosok tanah air.</span></span></span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">Kompetensi khusus yang ditawarkan Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta adalah:</span></span></span></p>
<p><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">1)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Perencana; Manajer Kesehatan, </span></span></span></p>
<p><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">2)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Peneliti kesehatan, </span></span></span></p>
<p><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">3)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Pelatih Kesehatan pada skala Nasional, Propinsi, dan Kabupaten-Kota.</span></span></span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">Penjabaran kompetensi tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">1)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Berjiwa Pancasila dan memiliki integritas kepribadian Islam.</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">2)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Menguasai dasar-dasar ilmiah dan dasar-dasar keislaman sehingga mampu berpikir, bersikap dan bertindak sebagai ilmuwan dijiwai oleh nilai-nilai Islam.</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">3)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Menghayati pembangunan di bidang kesehatan sebagai bagian dari pembangunan nasional.</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">4)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Mampu menggunakan prinsip-prinsip dan metode-metode kesehatan masyarakat dalam mengenal, merumuskan dan menyusun prioritas masalah-masalah kesehatan masyarakat Indonesia sekarang dan yang akan datang; serta menyelesaikan masalah tersebut melalui perencanaan, implementasi dan evaluasi program-program yang bersifat preventif dan promotif, tanpa mengabaikan program yang bersifat kuratif dan rehabilitatif.</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">5)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Mampu mendidik dan meningkatkan peran serta masyarakat untuk meningkatkan taraf kesehatan.</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">6)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Memahami dan mampu menggunakan hasil-hasil penelitian untuk merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi upaya-upaya kesehatan.</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">7)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Bersifat terbuka, tanggap terhadap perubahan dan kemajuan iptek terutama di bidang kesehatan masyarakat; serta mampu mengikuti perkembangan pengetahuan dan meningkatkan serta mengembangkan diri dalam ilmu kesehatan masyarakat, dengan berpedoman pada pendidikan seumur hidup.</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;color:#000000;font-size:small;"> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">Program Studi Kesehatan Masyarakat FKIK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mulai tahun akademik 2005-2006 membuka 2 (dua) konsentrasi peminatan, yaitu </span></span></span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">1) Peminatan Gizi Kesehatan Masyarakat</span></span></span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">2) Peminatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;color:#000000;font-size:small;"> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">Sedangkan kompetensi yang diharapkan, adalah:</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">1)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Sarjana Peminatan Gizi memiliki ketrampilan dan keahlian seorang ahli kesehatan masyarakat untuk mengelola atau memberi advokasi program gizi institusi maupun program gizi masyarakat dalam menganggulangi <em>overnutrition</em> dan <em>undernutrition</em>.</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">2)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Sarjana Peminatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja memiliki ketrampilan dan keahlian seorang ahli kesehatan masyarakat yang menguasai dan dapat mengembangkan konsep-konsep dasar K3 menjadi budaya K3 di tempat kerja.</span></span></span></p>
<p><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">b. Area Kompetensi</span></span></span></strong></p>
<p><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">1)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Iman dan Takwa.</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">2)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Epidemiologi dan Biostatistik.</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">3)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Pendidikan Kesehatan dan Ilmu perilaku.</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">4)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Kesehatan Lingkungan.</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">5)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Kesehatan dan Keselamatan Kerja.</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">6)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Administrasi Kebijakan Kesehatan.</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">7)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Gizi Kesehatan Masyarakat.</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;color:#000000;font-size:small;"> </span></p>
<p><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;color:#000000;font-size:small;"><strong>c</strong></span><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">. Struktur Program dan Isi Mata Kuliah</span></span></span></strong></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">Struktur isi mata kuliah Program Studi Kesehatan Masyarakat d ikelompokkan dalam tiga kelompok, yaitu:</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">1)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Kompetensi Dasar.</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">2)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Kompetensi Utama.</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">3)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Kompetensi Penunjang.</span></span></span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">Didalam kompetensi tersebut dijabarkan mata kuliah yang termasuk dalam kelompok-kelompok sebagai berikut:</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">a)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MPK)</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">b)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Mata Kuliah Keilmuan dan Keterampilan (MKK)</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">c)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Mata Kuliah Keahlian Berkarya (MKB)</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">d)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Mata Kuliah Perilaku Berkarya (MPB)</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">e)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Mata Kuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB)</span></span></span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">Jumlah sks minimal yang dibutuhkan sebagai syarat kelulusan Sarjana Kesehatan Masyarakat adalah 154 sks. Jika jumlah sks yang dimiliki mahasiswa masih kurang dari batas minimal maka mahasiswa dapat mengambil mata kuliah wajib pilihan yang tersedia.</span></span></span><strong><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;color:#000000;font-size:small;"> </span></strong></p>
<p><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">d. Penentuan Peminatan</span></span></span></strong></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">Peminatan ditentukan pada semester 6 sesuai dengan minat mahasiswa.</span></span></span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">Tata cara penentuan peminatan adalah:</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">1.</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Pada Semester VI semua mahasiswa sudah harus memiliki konsentrasi peminatan.</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">2.</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Setiap mahasiswa harus menentukan salah satu dari 2 konsentrasi peminatan.</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">3.</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Peminatan yang banyak diminati mahasiswa akan ditentukan melalui IPK terbaik dari mahasiswa yang memilih peminatan tersebut berdasarkan kuota yang tersedia dan tidak boleh memiliki nilai C pada mata kuliah yang berhubungan dengan konsentrasi peminatan yang dipilihnya.</span></span></span></p>
<p><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">e. Pengalaman Belajar Lapangan</span></span></span></strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"> </span></span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">Pengalaman belajar Lapangan dilakukan pada Semester V dan VI dalam bentuk kerja kelompok di bawah bimbingan staf pengajar. Pengalaman Belajar Lapangan merupakan siklus pemecahan masalah yang materi substantifnya adalah “Community Health Diagnosis” dan Pengembangan Proyek Intervensi. Pengalaman belajar Lapangan masing-masing semester berbobot 2 sks.</span></span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><strong>f</strong></span></span></span><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">. Magang </span></span></span></strong></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">Magang merupakan salah satu komponen integral dari keseluruhan program pendidikan sarjana kesehatan masyarakat dan merupakan mata ajaran wajib dengan bobot 3 sks. Magang bertujuan untuk menciptakan sarjana kesehatan masyarakat yang siap pakai, mampu mengikuti perkembangan zaman, memiliki keterampilan, dan memiliki empati serta profesionalisme sesuai dengan konsentrasi peminatannya.</span></span></span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"> Magang dilaksanakan pada Semester VIII dalam bentuk kerja kelompok atau perorangan di bawah bimbingan staf pengajar. Bentuk magang ada 2 macam, pertama dikaitkan langsung dengan mata ajaran tertentu dan kedua dikaitkan dengan keterampilan khusus yang dikembangkan sesuai dengan peminatannya.</span></span></span></p>
<p><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">2. Program Studi Farmasi</span></span></span></strong></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">Kurikulum Program Studi Farmasi FKIK UIN Syarif Hidayatullah disusun berbasis kompetensi dengan mengintegrasikan ilmu kefarmasian modern dengan budaya dan potensi alam Indonesia yang dituntun oleh ajaran islam, yakni dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut :</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">a.</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Ajaran Islam sebagai sumber dari segala ilmu </span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">b.</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Perkembangan ilmu pengetahuan &amp; teknologi</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">c.</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Mencermati potensi alam Indonesia yang sangat kaya terhadap keaneka ragaman hayati sebagai sumber bahan obat</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">d.</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Penerapan ilmu kefarmasian yang lebih cocok untuk diaplikasikan pada masyarakat</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">e.</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Masyarakat yang lebih berpendidikan, lebih sadar hak &amp; hukum serta pemeliharaan kesehatan</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">f.</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Pergeseran sikap, pandangan &amp; kebijakan pemerintah dan masyarakat terhadap kefarmasian.</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">g.</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Perkembangan &amp; penemuan obat baru baik natural maupun sintetik</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">h.</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Perkembangan dalam analisis obat-obatan, makanan halal &amp; kosmetik</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">i.</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Penelitian dan Pengembangan obat-obatan dimasa depan.</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">j.</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Penerapan kode etik kefarmasian yang islami. </span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">k.</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Penerapan proses pembelajaran seumur hidup.</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;color:#000000;font-size:small;"> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">Untuk itu Program Studi farmasi FKIK UIN Syarif Hidayatullah menekankan pada 5 kompetensi utama sesuai kurikulum nasional ditambah kompetensi yang merupakan kekhasan di FKIK UIN.</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;color:#000000;font-size:small;"> </span></p>
<p><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><strong><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">a.</span> </span></strong><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Kompetensi Utama</span></span></strong></span></p>
<p><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">1)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Kemampuan mengintegrasikan ilmu farmasi dengan ke-islaman dan ke-indonesiaan</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">2)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Ketrampilan sosial budaya</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">3)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Ketrampilan menerapkan ilmu farmasi yaitu teknologi farmasi, bahan alam, farmasi klinis, analisis farmasi</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">4)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Keterampilan riset &amp; menuliskan hasil riset dalam media nasional &amp; internasional</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">5)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Ketrampilan dalam menggunakan &amp; menilai secara kritis teknologi informasi</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">6)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Etika, moral &amp; profesionalisme dalam praktek kefarmasian</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;color:#000000;font-size:small;"> </span></p>
<p><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><strong><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">b.</span> </span></strong><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Kompetensi Pendukung</span></span></strong></span></p>
<p><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">1)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Ketrampilan dalam kewirausahaan</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">2)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Ketrampilan dalam manajemen farmasi</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">3)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Ketrampilan dalam komunikasi &amp; informasi</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">4)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Farmasis muslim</span></span></span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">Penyusunan kurikulum Program Studi Farmasi UIN Syarif Hidayatullah mengacu kepada kurikulum yang disusun untuk program strata satu (S-1) Farmasi oleh Asosiasi Pendidikan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI), kemudian ditambah dengan muatan lokal yang dibuat berdasarkan visi dan misi dari UIN Syarif Hidayatullah. Kurikulum berbasis kompetensi ini terdiri dari: </span></span></span></p>
<p><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">a. Kurikulum inti</span></span></span></strong></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">Kurikulum inti dikelompokkan atas:</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">1)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Kelompok MPK (Matakuliah Pengembangan Kepribadian) </span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">2)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Kelompok MKK (Matakuliah Keilmuan dan Keterampilan) </span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">3)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Kelompok MKB (Matakuliah Keahlian Berkarya) </span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">4)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Kelompok MKP ( Matakuliah Pilihan) </span></span></span></p>
<p><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">b. Kurikulum Institusional</span></span></span></strong></p>
<p><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">1)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Kelompok MPB ( Mata Kuliah Perilaku Berkarya) </span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">2)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Kelompok MBB (Mata Kuliah Berkehidupan Bermasyarakat) </span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">3)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Kelompok MKP (Mata Kuliah Pilihan )</span></span></span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">Dari kurikulum tersebut dikelompokkan dalam 3 kompetensi lulusan terdiri atas:</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">a.</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Kompetensi dasar</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">b.</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Kompetensi utama</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">c.</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Kompetensi pendukung </span></span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><strong>3. Program Studi Ilmu Keperawatan</strong> </span></span></span></p>
<p><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">a. Tujuan </span></span></span></strong></p>
<p><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><strong><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">1)</span> </span></strong><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Tujuan umum</span></span></strong></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">Menghasilkan profesi Ners (Ns) dengan kualifikasi akademik Sarjana Keperawatan (SKep) yang beriman dan bertaqwa, berintegritas tinggi, mempunyai keunggulan yang kompetetitif dalam persaingan global serta mampu mengintegrasikan ilmu keperawatan dan ilmu pengetahuan keislaman sehingga mampu berkontribusi dalam peningkatan kualitas derajat kesehatan bangsa Indonesia.</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;color:#000000;font-size:small;"> </span></p>
<p><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><strong><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">2)</span> </span></strong><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Tujuan khusus</span></span></strong></span></p>
<p><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">a)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Memiliki sikap profesional dan Islami</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">b)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Mampu melaksanakan asuhan keperawatan</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">c)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Mampu mengelola pelayanan keperawatan di ruang rawat inap</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">d)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Mampu melaksanakan penelitian sederhana</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">e)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Mampu berperan sebagai pendidik tenaga keperawatan yang berada di ruang lingkup tanggung jawabnya</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;color:#000000;font-size:small;"> </span></p>
<p><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">b. Kompetensi </span></span></span></strong></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">Kompetensi lulusan Program Studi ilmu keperawatan di FKIK Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah adalah sebagai berikut: </span></span></span></p>
<p><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><strong><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">1)</span> </span></strong><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Kompetensi Dasar </span></span></strong></span></p>
<p><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">a)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Mampu memahami dan menerapkan nilai nilai Keislaman </span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">b)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Mampu menjadi warga negara Indonesia yang baik (Kewarganegaraan)</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">c)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Mampu menggunakan bahasa Arab secara pasif</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">d)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Mampu menggunakan bahasa Inggris secara pasif dan aktif</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">e)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Mampu mengintegrasikan ilmu fiqih dalam keperawatan (Fiqih kesehatan)</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">f)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Mampu melakukan Praktek ibadah dan qiroah</span></span></span></p>
<p><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">2). Kompetensi Utama </span></span></span></strong></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">a) Keterampilan keilmuan dan dasar-dasar keperawatan</span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="font-size:small;">·</span> <span style="font-size:small;">Keterampilan menerapkan konsep keperawatan lintas budaya (<em>transcultural</em> <em>nursing</em>) dalam proses keperawatan</span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="font-size:small;">·</span> <span style="font-size:small;">Keterampilan menerapkan konsep hubungan bantuan (<em>Helping relationship</em>)</span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="font-size:small;">·</span> <span style="font-size:small;">Keterampilan mengumpulkan data </span><span style="font-size:small;">dalam proses keperawatan</span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="font-size:small;">·</span> <span style="font-size:small;">Keterampilan melakukan analisis data dalam proses keperawatan</span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="font-size:small;">·</span> <span style="font-size:small;">Keterampilan merencanakan asuhan keperawatan dengan melibatkan klien dan keluarga dalam proses keperawatan</span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="font-size:small;">·</span> <span style="font-size:small;">Keterampilan melaksanakan tindakan keperawatan</span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="font-size:small;">·</span> <span style="font-size:small;">Keterampilan melakukan evaluasi dan revisi proses keperawatan</span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="font-size:small;">·</span> <span style="font-size:small;">Keterampilan melakukan dokumentasi asuhan keperawatan</span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="font-size:small;">·</span> <span style="font-size:small;">Keterampilan mengelola pelayanan keperawatan di ruang rawat inap pada kasus yang lazim terjadi</span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="font-size:small;">·</span> <span style="font-size:small;">Keterampilan mengelola masalah kesehatan yang lazim terjadi pada individu, keluarga dan masyarakat </span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="font-size:small;">·</span> <span style="font-size:small;">Kemampuan menjadi anggota tim dalam pelayanan kesehatan </span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="font-size:small;">·</span> <span style="font-size:small;">Memiliki tanggung jawab profesional </span></span></span></p>
<p><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">3). Kompetensi Pendukung</span></span></span></strong></p>
<p><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">a)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Keterampilan memanfaatkan berbagai sumber ilmu pengetahuan, teknologi dan informasi terkini</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">b)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Mampu melaksanakan Riset keperawatan tingkat pemula</span></span></span><strong><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;color:#000000;font-size:small;"> </span></strong></p>
<p><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">4. Program Studi Pendidikan Dokter</span></span></span></strong></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">Kurikulum inti pendidikan dokter ditetapkan oleh Pemerintah (Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi) bersama dengan Kolegium Kedokteran Indonesia sebagai bagian dari IDI (Ikatan Dokter Indonesia) dan pengguna lulusan atau <em>stake holder</em> lainnya. Kurikulum Pendidikan Dokter di Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD) Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta dikembangkan dari Kurikulum Inti Pendidikan Dokter Indonesia III (KIPDI III) yaitu Kurikulum Nasional Berbasis Kompetensi (KBK) untuk Pendidikan Dokter Dasar, yang memberikan pelayan strata primer dengan pendekatan konsep dokter keluarga yang bersifat Islamik. Kurikulum ini merupakan <strong>perpaduan Kurikulum yang dikembangkan di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (KURFAK FKUI 2005) selaku Fakultas Pembina dengan Kurikulum yang bersifat Islamik yang merupakan kurikulum dasar dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.</strong></span></span></span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;">Kurikulum berbasis kompetensi membagi</span> <span style="color:#000000;">Pendidikan dokter menjadi</span> <span style="color:#000000;">tiga tahap, yaitu: </span></span></span></p>
<p><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">a.</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><strong>Tahap kesatu</strong> pendidikan umum 1 semester. Untuk mencapai keterampilan dan sikap dasar yaitu keterampilan belajar sepanjang hayat, keterampilan generik dan sikap peduli terhadap lingkungan/masyarakat.</span></span></span></p>
<p><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">b.</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><strong>Tahap kedua</strong> pendidikan terintegrasi horizontal dan vertikal untuk mencapai pengetahuan kedokteran, untuk menanggulangi masalah pasien dan masyarakat secara ilmiah termasuk keterampilan penelitian, minimal 6 semester.</span></span></span></p>
<p><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">c.</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><strong>Tahap ketiga</strong> pendidikan berbasis kompetensi sebagai kemampuan profesi klinik dan kedokteran komunitas, minimal 3 semester.</span></span></span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;">Pendidikan ini akan menghasilkan lulusan dokter. Setelah selesai menjalani pendidikan, dokter baru diharuskan mengikuti</span> <span style="color:#000000;">tahap “internship” selama 2 semester atau magang/latihan kerja sebagai dokter baru untuk mendapatkan sertifikat melakukan praktek mandiri dari</span> <span style="color:#000000;">Kolegium Dokter Indonesia.</span></span></span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">Program Studi Pendidikan Dokter FKIK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mempunyai tujuan untuk menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik-profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan/atau menciptakan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran dan ilmu pengetahuan agama Islam secara integratif, serta menerapkan, mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran dan ilmu agama Islam secara integratif serta mengupayakan pemanfaatannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan dalam upaya pembangunan karakter bangsa.</span></span></span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">Kurikulum PSPD FKIK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, turut pula memperhatikan adanya perkembangan di masa depan, yaitu; </span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">a.</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Terjadinya pergeseran masalah kedokteran dan kesehatan yang dihadapi masyarakat </span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">b.</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi akan terus berlangsung tanpa henti. </span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">c.</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Masyarakat lebih berpendidikan, lebih sadar hak dan hukum. </span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">d.</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Pergeseran sikap, pandangan dan kebijakan tentang pendidikan dokter sebagai pendidikan profesi, kedudukan dan peran organisasi profesi dalam pelaksanaan pendidikan. </span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">e.</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Tekanan kesejagatan (<em>global</em>) yang berupa revolusi telekomunikasi dan ledakan informasi.</span></span></span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">Untuk itu, PSPD FKIK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menekankan pada 7 kompetensi utama sesuai dengan Kurikulum Nasional ditambah 5 kompetensi yang merupakan kekhasan dari FKIK UIN selaku Universitas Islam di Indonesia.</span></span></span></p>
<p><strong><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">a. Kompetensi Utama</span></span></strong></p>
<div><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">1)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Keterampilan Sosial-Budaya</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">2)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Keterampilan klinik dasar</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">3)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Keterampilan menerapkan dasar-dasar ilmu biomedik, ilmu klinik, ilmu perilaku dan epidemiologi dalam praktek kedokteran keluarga</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">4)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Keterampilan pengelolaan masalah kesehatan pada individu, keluarga maupun masyarakat dengan cara yang komprehensif, holistik, bersinambungan, terkoordinir dan bekerja sama dalam konteks pelayanan kesehatan primer</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">5)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Memanfaatkan dan menilai secara kritis teknologi informasi</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">6)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Mawas diri dan pengembangan diri dengan belajar sepanjang hayat</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">7)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Etika, moral dan profesionalisme dalam praktek</span></span></span></div>
<div><strong><span style="color:#000000;"><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">b. Kompetensi Pendukung</span></span></strong></div>
<div><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">1)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Riset</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">; 2)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Pengelolaan kegawat-daruratan kedokteran dan kesehatan</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">; 3)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Manajemen pelayanan kesehatan;</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"> 4)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Dokter Muslim</span></span></span><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">; 5)</span> </span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Pengantar Dasar Perguruan Tinggi. </span></span></span></div>
<p><!-- START of joscomment --><!-- END of joscomment --></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div id="jsn-footer">
<div id="jsn-pfooter_grid2">
<div id="jsn-pfooter">
<div>
<table style="height:24px;" border="0" width="22">
<tbody>
<tr>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div><!-- Start of StatCounter Code --> //  <a href="http://www.statcounter.com/" target="_blank"><img src="/komputer/fkik_files/t.gif" border="0" alt="StatCounter - Free Web Tracker and Counter" /></a><a href="http://www.statcounter.com/" target="_blank"><img src="/komputer/fkik_files/t.gif" border="0" alt="StatCounter - Free Web Tracker and Counter" /></a>
<p>&nbsp;</p>
<p><!-- End of StatCounter Code --></p>
</div>
</div>
</div>
<div id="jsn-pbottom_grid2">
<div id="jsn-pbottom">
<div>
<p>Copyright©2008 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.<br />
All Rights Reserved.</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<p><!--Session data--></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/cocobiblog.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/cocobiblog.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/cocobiblog.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/cocobiblog.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/cocobiblog.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/cocobiblog.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/cocobiblog.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/cocobiblog.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/cocobiblog.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/cocobiblog.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/cocobiblog.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/cocobiblog.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/cocobiblog.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/cocobiblog.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cocobiblog.wordpress.com&amp;blog=10205015&amp;post=5&amp;subd=cocobiblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cocobiblog.wordpress.com/2009/10/31/fkik-psik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8dea31644c204804108921e51ddbcf77?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">cocobiblog</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="/komputer/fkik_files/arrow.png" medium="image" />

		<media:content url="/komputer/fkik_files/pdf_button.png" medium="image">
			<media:title type="html">PDF</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="/komputer/fkik_files/printButton.png" medium="image">
			<media:title type="html">Cetak</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="/komputer/fkik_files/emailButton.png" medium="image">
			<media:title type="html">E-mail</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="/komputer/fkik_files/cb_transparent_l.gif" medium="image" />

		<media:content url="/komputer/fkik_files/id.gif" medium="image" />

		<media:content url="/komputer/fkik_files/space.gif" medium="image" />

		<media:content url="/komputer/fkik_files/space.gif" medium="image" />

		<media:content url="/komputer/fkik_files/arrow.gif" medium="image" />

		<media:content url="/komputer/fkik_files/space.gif" medium="image" />

		<media:content url="/komputer/fkik_files/space.gif" medium="image" />

		<media:content url="/komputer/fkik_files/space.gif" medium="image" />

		<media:content url="/komputer/fkik_files/space.gif" medium="image" />

		<media:content url="/komputer/fkik_files/space.gif" medium="image" />

		<media:content url="/komputer/fkik_files/space.gif" medium="image" />

		<media:content url="/komputer/fkik_files/space.gif" medium="image" />

		<media:content url="/komputer/fkik_files/cb_transparent_r.gif" medium="image" />

		<media:content url="/komputer/fkik_files/t.gif" medium="image">
			<media:title type="html">StatCounter - Free Web Tracker and Counter</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="/komputer/fkik_files/t.gif" medium="image">
			<media:title type="html">StatCounter - Free Web Tracker and Counter</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://cocobiblog.wordpress.com/2009/10/31/hello-world/</link>
		<comments>http://cocobiblog.wordpress.com/2009/10/31/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Oct 2009 02:53:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cocobiblog</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cocobiblog.wordpress.com&amp;blog=10205015&amp;post=1&amp;subd=cocobiblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/cocobiblog.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/cocobiblog.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/cocobiblog.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/cocobiblog.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/cocobiblog.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/cocobiblog.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/cocobiblog.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/cocobiblog.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/cocobiblog.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/cocobiblog.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/cocobiblog.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/cocobiblog.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/cocobiblog.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/cocobiblog.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cocobiblog.wordpress.com&amp;blog=10205015&amp;post=1&amp;subd=cocobiblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cocobiblog.wordpress.com/2009/10/31/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8dea31644c204804108921e51ddbcf77?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">cocobiblog</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
